Karakteristik Makhariz dan Sifah al-huruf arab dalam pembelajaran Qawaid al imla

Karakteristik Makhariz dan Sifah al-huruf arab dalam pembelajaran Qawaid al imla
Nadia Y. Gubali
Dinda Sri Rahayu Laruba
Iain Sultan Amai Gorontalo
                       arindarahayu23@gmail.com
Abstrak
Dalam menulis bahasa arab, terdapat pembelajaran mengenai menyampaikan atau mendiktekkan kepada orang lain dengan bantuan pengucapan dan suara agar orang yang didekte memindahkannya berupa tulisan secara baik dan benar sesuai aturan bahasa yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Sedangkan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana karakteristik dari makhariz dan sifah al-huruf arab dalam pembelajaran qawaid al-imla', Dengan mengetahui hal tersebut , maka kita tidak akan keliru dalam melafalkan dan menulis dalam bahasa arab terutama dalam ayat-ayat yang ada dalam Al-Qur’an
Kata Kunci : Qawaid al-imla', karakteristik makhariz, sifah al-huruf arab
Pendahuluan
Qowaid Imlak merupakan mata kuliah dasar kebahasaan yang memberikan bekal pengetahuan pada mahasiswa tentang penulisan bahasa Arab dengan baik dan benar. Serta mata kuliah ini membahas tentang kaidah-kaidah Imla yang telah disepakati oleh para pakar bahasa Arab, yang meliputi: berbagai macam penulisan hamzah, al-washlu dan al-fashlu, ta’ marbuthoh dan maftuhah, alif layyinah, al-ziyadah dan al-hadzf, serta alamat tarqim, dan diharapkan mahasiswa mampu menulis bahasa Arab dengan baik dan benar.
Imlak atau diterjemahkan dengan dikte merupakan bagian dari ketrampilan menulis (maharah al-kitabah). Muatan yang berada di dalam imlak meliputi dua hal, yaitu menulis dan mengucapkan kata serta peletakkan tanda baca secara tepat.
Imlak, dalam arti yang luas memiliki pengerian-pengertian yang banyak sekali, di antaranya adalah sebagai berikut:
a.         Imlak adalah kajian tentang teori-teori menulis dan melafalkan huruf hijaiyyah secara benar dalam bentuk tunggal, kata atau kalimat dan teori-teori tentang tanda baca sekaligus aplikasinya dalam teks (Munjiah, 2009:22).
b.         Imlak yang berkaitan dengan orang yang mendikte dan orang yang didikte, adalah membacakan teks kepada pelajar, baik kata demi kata atau kalimat demi kalimat serta meminta siswa agar menulisnya (Ismail, 1991: 2).
c.         Imlak juga didefinisikan sebagai penulisan lafadz dengan huuf hijaiyyah dari sebuah pengucapan (Tantowi, 1).
Dari pengertian-pengertian di atas, maka dapat dikatakan bahwa imlak adalah menyampaikan atau mendiktekkan kepada orang lain dengan bantuan pengucapan dan suara agar orang yang didikte memindahkannya berupa tulisan secara baik dan benar sesuai dengan aturan bahasa yang digunakan.
Dalam penulisan arab dibutuhkan pelafalan yang baik dan benar, sehingga diperlukan pemahaman mengenai makhariz dan sifah al huruf arab, yaitu pemahaman tentang tempat-tempat keluarnya huruf pada waktu huruf dibunyikan, dalam melafalkan huruf arab kita harus membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya, karena jika terjadi suatu kesalahan dalam pelafalan huruf itu bisa menimbulkan arti baru. Selanjutnya sifah al huruf adalah cara baru yang ada pada huruf yang dihasilkan ketika mengucapkan huruf tersebut pada makhrajnya.
Maka dari itu tujuan artikel ini agar kita dapat mengetahui bagaimana karakteristik makhraj dan sifah al huruf arab dalam pembelajaran qawaid al imla' , sehingga kita dapat melafalkan huruf arab dengan baik, dan bisa menulis arab dengan baik dan benar.




Pembahasan
A.    Pengertian makhraj
Makhraj ditinjau dari morfologi berasal dari fi’il madli: خَرَجَ yang artinya keluar. Lalu dijadikan ber-wazan يَفْعَمٌ yang ber-sighat isim makan, maka menjadi يَخْرَجٌ .Bentuk jamaknya adalah: يَخَارِجٌ . Karena itu, makharijul huruf ( يَخَارِجُ انْحُرُوْفِ ) yang diindonesiakan menjadi makhraj huruf, artinya: tempat-tempat keluar huruf. Secara bahasa, makhraj artinya tempat keluar. Sedangkan menurut istilah, makhraj adalah suatu nama tempat yang padanya huruf dibentuk atau diucapkan.
PEMBAGIAN MAKHARIJUL HURUF
Semua huruf Hijaiyyah, masing-masing mempunyai makhraj (tempat keluar) tersendiri. Secara umum makharijul huruf terbagi menjadi lima bagian, yang terdiri atas 17 makharijul huruf. Berikut ini adalah rinciannya :
1. Kelompok Rongga Mulut ( الجوف )Huruf yang keluar dari rongga mulut huruf-huruf Mad yaitu :و,ا,ي seperti dalam kalimat : نُوحِيهَا  ,
2. Kelompok Tenggorokan ( الحلق ) Huruf yang keluar dari tenggorokan adalah huruf-huruf : ء, ها, ع, غ,ح, خ
a.       , keluar dari tenggorokan bawah
b.      ء, ها, b. , keluar dari tenggorokan tengah ع, ح
c.        , keluar dari tenggorokan atasغ, خ
3. Kelompok Lidah ( اللسان Huruf yang keluar dari lidah adalah huruf-huruf :  ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ق ك ل ن ي ج
a. Bunyi huruf ق  keluar dari pangkal lidah dekat dengan kerongkongan yang dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang.
b. Bunyi huruf  ك seperti huruf , namun pangkal lidah diturunkan.
c. Bunyi hurufج ش ي  keluar dari tengah-tengah lidah bertemu dengan menepati langit-langit bagian atas
d. Bunyi  huruf  ض  keluar dari dua sisi lidah atau salah satunya bertemu dengan gigi geraham.
e. Bunyi huruf  لkeluar dengan menggerakkan semua lidah dan bertemu dengan ujung langit-langit
f. Bunyi huruf  ن keluardari ujung lidah di bawah makhraj huruf
g. Bunyi huruf   رkeluar dari ujung lidah, sama seperti dengan memasukkan punggung lidah
h. Bunyi huruf ط د ت  keluar dari ujung lidah yang bertemu dengan gigi bagian atas.
i. Bunyi huruf  ص ز س  keluar dari ujung lidah yang hampir bertemu dengan gigi depan bagian bawah.
j. Bunyi huruf  ث ظ ذ ujung lidah keluar sedikit, bertemu dengan ujung gigi depan bagian atas
4. Kelompok Dua Bibir ( الشفتان )
Huruf ف و ب م  yang keluar dari dua bibir adalah huruf-huruf :
a.ف  , keluar dari bibir bagian dalam bertemu dengan ujung gigi atas
b. , huruf و ب م  Mim dan Ba’ dengan menempelkan dua bibir, sedangkan Wau dengan memonyongkan bibir
5. Kelompok Rongga Hidung ( الخيشوم )
Huruf yang keluar dari rongga hidung yaitu ghunnah (dengung).
Ghunnah terdapat pada tujuh tempat yakni :
a. Idgham bighunna
b. iqlab           
c. Ikhfa’ hakiki
d. Ikhfa’ Syafawi
e. Idgham Mistlain
f. Hurufنّ  dan مّ  (Nun dan Mim bertasydid baik washal maupun waqaf
g. Lafadz , اركب معنا irkam Ma’anaa (idgham mutajanisain)
B.     Pengertian sifatul huruf (صفات احروف)
Shifat menurut bahasa adalah suatu keadaan yang menetap pada sesuatu yang lain. Menurut istilah shifatul huruf adalah keadaan yang baru datang yang berlaku bagi suatu huruf yang dibaca tepat keluar dari makhrajnya.
Ahli qiraat berbeda pendapat dalam menetapkan jumlah sifat-sifat huruf hijaiyah. Sebagian menetapkan sebanyak 19 sifat, dan sebagian lagi menetapkan 18 sifat, 17 sifat, 16 sifat 14 sifat, dan bahkan ada yang menetapkan 44 sifat.
Dari sifat-sifat huruf yang ada, maka tiap-tiap huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an paling sedikit mempunyai 5 sampai 7 sifat. Pada kesempatan ini kita bicarakan sebanyak 19 sifat-sifat huruf yang lebih umum dibicarakan oleh ahli qiraat. Kita bagi menjadi dua kelompok, yaitu :
I. Sifat-sifat huruf yang berlawanan sebanyak 5 sifat ditambah lawannya 5 sifat, sehingga seluruhnya menjadi 10 sifat, yaitu :
1. جَهْرٌ       (jahar)    = Jelas,                      2. هَمْسُ    (hamas)       = Samar
3. شِدَّةٌ        (siddah)  = Kuat                        4. رَخَاوَةٌ   (rakhawah) = Lunak
5. اِسْتِعْلاَءٌ   (isti’la’)   = Terangkat                6. اِسْتِفَالٌ   (istifal)        = turun
7. اِطْبَاقٌ     (ithbaq)   = Tertutup                 8. اِنْفِتَاحٌ     (infitah)      = Terbuka
9. اِصْمَاتٌ   (ishmat)  = Diam                       10 اِذْلاَقٌ    (idzlaq)       = Lancar 
a. URAIAN 10 SIFAT-SIFAT HURUF YANG BERLAWANAN
1. جَهْرٌ              (jahar) = Jelas. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan tidak berdesis dan nafas     tertahan, sehingga bunyi terdengar lebih jelas dan bersih. Hurufnya ada 19 yaitu : عَظُمَ وَزْنُ قَارِئٍ ذِيْ غَضٍّ جِدٍّ طَلَبَ
2. هَمْسُ  (hamas) = Samar. Maksudnya ialah membuinyikan huruf dengan berdesis dan nafas terlepas, sehingga bunyi huruf terdengar agak samar. Hurufnya ada 10 yaitu : فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَ
3. شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara tertahan dan lebih kuat tertahannya ketika mati atau waqaf. Hurufnya ada 8 yaitu : اَجِدُ قِطَّ بَكَتْ
4. رَخَاوَةٌ  (Rakhawah) = Lunak. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara terlepas, berlalu /berjalan beserta huruf itu. Hurufnya ada 16 yaitu :
خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍ
5. اِسْتِعْلاَءٌ  (isti’la’)= Terangkat. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan mengangkat pangkal lidah ke langit-langit mulut, sehingga bunyi huruf menjadi lebih tinggi, tebal dan berat. Hurufnya ada 7 yaitu : خُصَّ ضّغْطٍ قِظْ
6. اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan menurunkan pangkal lidah ke dasar lidah, sehingga bunyi huruf menjadi rendah, tipis dan ringan. Hurufnya ada 22 yaitu :
                                                                 . ثَبَتَ عِزُّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْفَهُ اِنْ سَلَّ شَكَا
7. اِطْبَاقٌ  (ithbaq) = Tertutup. Maksudnya ialah membnyikan huruf dengan melengkungkan keliling lidah ke langit-langit mulut, sehingga bunyinya lebih besar dan berat. Hurufnya ada 4 yaitu : صَضْطَظَ
8. اِنْفِتَاحٌ  (infitah ) = Terbuka. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan pertengahan lidah terbuka (tidak melengkungkan keliling lidah ke langit-langit), sehingga bunyi huruf lebih kecil dan ringan. Hurufnya 25 yaitu:
                                                                      . مَنْ اَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ شُرْبُ غَيْثٍ
9. اِصْمَاتٌ  (ishmat)= Diam atau menahan. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan berat dan tertahan. Hurufnya ada 23 yaitu :
                                                         . جَزُّ غِشَّ سَاخِطٍ صَدَّ ثِقَةٍ اِذْوَعَظَهُ يَحُضُّكَ
10 اِذْلاَقٌ  (idzlaq) = Lancar, ujung atau tajam. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan ringan dan lancar. Hurufnya ada 6 yaitu : فَرَّ مِنْ لُبٍّ

b. Pengelompokan Sifat-sifat huruf yang berlawanan sebanyak 5 sifat ditambah lawannya 5 sifat berdasarkan susunan huruf hija’iyah
1.    Huruf  ا (alif/hamzah) memiliki sifat=
جَهْرٌ       (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
2.    Huruf ب (ba) memiliki sifat=
 جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِذْلاَقٌ   (idzlaq) = Lancar
3.    Huruf  ت (ta) memiliki sifat=
هَمْسُ  (hamas) = Samar, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
4.    Huruf  ث (tsa) mempunyai sifat =
هَمْسُ  (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
5.    Huruf  ج (jim) memiliki sifat=
 جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
6.    Huruf ح (ha) memiliki sifat=
هَمْسُ  (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
7.    Huruf خ(kha) memiliki sifat=
هَمْسُ  (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ  (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ  (ithbaq) = Tertutup, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
8.  Huruf  د (dal) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
9.  Huruf  ذ (dzal) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
10. Huruf  ر (ra) mempunyai sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka,
اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
11. Huruf  ز (zai) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
12. Huruf  س (sin) memiliki sifat=
هَمْسُ  (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
13. Huruf  ش (syin) memiliki sifat=
هَمْسُ  (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
14. Huruf ص (shad) memiliki sifat=
هَمْسُ  (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ  (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ  (ithbaq) = Tertutup, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
15. Huruf ض (dhad) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ  (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ  (ithbaq) = Tertutup, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
16.    Huruf ط (tha) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِطْبَاقٌ  (ithbaq) = Tertutup, pp--/933  (ishmat) = Diam/menahan
17.    Huruf  ظ (zha) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ  (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ  (ithbaq) = Tertutup, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
18.    Huruf  ع (‘ain) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka,
اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
19.    Huruf  غ (ghain) memiliki sifat=
جَهْرٌ(jahar) = Jelas,رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak,اِسْتِعْلاَءٌ  (isti’la’) = Terangkat
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
 20.    Huruf  ف (fa) memiliki sifat=
هَمْسُ  (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
21.    Huruf  ق (qa) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِعْلاَءٌ  (isti’la’) = Terangkat
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
22.    Huruf  ك (kaf) memiliki sifat=
. هَمْسُ  (hamas) = Samar, شِدَّةٌ  (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
23.      Huruf  ل (lam) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka
   اِذْلاَقٌ    (idzlaq)  = Lancar
24.    Huruf  م (mim) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, اِذْلاَقٌ    (idzlaq) = Lanca
25.    Huruf  ن (nun) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka
   اِذْلاَقٌ    (idzlaq)  = Lancar
26.    Huruf  و (waw) memiliki sifat=
جَهْرٌ  (jahar)= Jelas, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
27.    Huruf  ه (ha) memiliki sifat=
هَمْسُ   (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
28.    Huruf  ي (ya) memiliki sifat=
   جَهْرٌ  (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ  (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ  (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ  (ishmat) = Diam/menahan
II. Sifat-sifat huruf yang tidak berlawanan sebanyak 9 yaitu :
1. تَوَسُّطٌ     (tawassuth)    = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah.
2. لَيِّنٌ        (layyin)           = Lunak
3. اِنْحِرَافٌ   (inhiraf)       = Condong.
            4.تَكْرِيْرٌ      (takrir)          = Mengulang-ulang.
5. صَفِيْرٌ     (shafir)          = Siul/Seruit.
       6. تَفَشِّيْ      (tafasy-syi)   = Menyebar.
7. قَلْقَلَةٌ        (qalqalah)     = Goncang.
8. اِسْتِطَالَةٌ   (istithalah)    = Memanjang.
            9. غُنَّةٌ        (ghunnah)     = Berdengung.

a. URAIAN 9 SIFAT-SIFAT  HURUF YANG TIDAK  BERLAWANAN.
1.      تَوَسُّط (tawassuth) = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah. Maksudnya ialah membunyikan huruf
2.      لَيِّنٌ  (layyin) = Lunak. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan lunak, lemah dan lembut, ketika huruf itu mati dan jatuh sesudah harakat fathah. Hurufnya ada 2 yaitu :  وْ _َ يْ  _ = خَوْفٌ - سَوْفَ-      كَيْفَ- اِلَيْكَ
3.      اِنْحِرَافٌ  (inhiraf) = Condong. Maksudnya ialah membunyikan huruf condong ke ujung lidah dengan sedikit melenturkan (melengkungkan) lidah. Hurufnya ada 2 yaitu : ل ر
4.      تَكْرِيْرٌ  (takrir) = Mengulang-ulang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan lidah bergetar tidak lebih dari dua getaran. Apabila getarannya sampai tiga kali, maka tercelalah. Dan apabila sampai empat getaran, berarti huruf itu telah menjadi dua huruf. Hurufnya ada satu yaitu : ر
5.      صَفِيْرٌ  (shafir) = Siul atau seruit. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan berdesir bagaikan suara seruling. Hurufnya ada tiga, yaitu : ص ز س
6.      تَفَشِّيْ  (tafasy-SYI) = Menyebar. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan angin tersebar di mulut. Hurufnya ada satu, yaitu : ش
7.      7.قَلْقَلَةٌ  (qalqalah) = Goncang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan concangan pada makhrajnya, sehingga terdengar pantulan suara yang kuat pada sat mati atau dimataikan karena berhenti (waqaf) Hurufnya ada lima, yaitu : قُطْبُ جَدٍ

Qalqalah terbagi menjadi dua, yaitu :
a. قَلْقَلَةٌ صُغْرَى  (qalqalah shughra), yaitu pantulan suara huruf qalqalah agak lebih kecil, karena huruf qalqalahnya itu mati asli berada di tengah-tengah kata atau kalimat.
Contoh : يَقْبَلُ – يَطْبَعُ – يَدْخَلُ – يَجْعَلُ – يَبْتَغُ
b. قَلْقَلَةٌ كُبْرَى  (qalqalah kubra), yaitu pantulan suara huruf qalqalah agak lebih besar, karena huruf qalqalahnya itu sebenarnya hidup, tapi dimatikan ketika waqaf (menghentikan bacaan). Copntoh :
قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ - اَللهُ الصَّمَدُ- لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ- وَلَمْ يَكُنْ لَّه كُفُوًااَحَدٌ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ- مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ- وَمِنْ شَرِّالنَّفَّاثَاتِ فِى الْعُقَدِ-وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَد
8. اِسْتِطَالَةٌ  (istithalah) = Memanjang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan memanjang di salah satu tepi pangkal lidah sampai ke depan. Hurufnya ada satu, yaitu : ض
9. غُنَّةٌ  (ghunnah) = Berdengung. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara berdengung yang keluar dari pangkal hidng. Hurufnya ada dua, yaitu : م ن
 Kesimpulan
Makhraj ditinjau dari morfologi berasal dari fi’il madli: خَرَجَ yang artinya keluar. Lalu dijadikan ber-wazan يَفْعَمٌ yang ber-sighat isim makan, maka menjadi يَخْرَجٌ .Bentuk jamaknya adalah: يَخَارِجٌ . Karena itu, makharijul huruf ( يَخَارِجُ انْحُرُوْفِ ) yang diindonesiakan menjadi makhraj huruf, artinya: tempat-tempat keluar huruf. Secara bahasa, makhraj artinya tempat keluar. Sedangkan menurut istilah, makhraj adalah suatu nama tempat yang padanya huruf dibentuk atau diucapkan.
Shifat menurut bahasa adalah suatu keadaan yang menetap pada sesuatu yang lain. Menurut istilah shifatul huruf adalah keadaan yang baru datang yang berlaku bagi suatu huruf yang dibaca tepat keluar dari makhrajnya.
Ahli qiraat berbeda pendapat dalam menetapkan jumlah sifat-sifat huruf hijaiyah. Sebagian menetapkan sebanyak 19 sifat, dan sebagian lagi menetapkan 18 sifat, 17 sifat, 16 sifat 14 sifat, dan bahkan ada yang menetapkan 44 sifat.




 Daftar Pustaka
Huruf, M., & Huruf, S. (n.d.). .
docdownloader.com_makhorijul-huruf-dan-sifatul-huruf.pdf. (n.d.).
Huruf, M., & Huruf, S. (n.d.). .
AL-KAFI FI QAWAID AL-IMLA WAL KITABAH.pdf. (n.d.).



Komentar