Karakteristik Makhariz dan Sifah al-huruf arab dalam pembelajaran Qawaid al imla
Karakteristik
Makhariz dan Sifah al-huruf arab dalam pembelajaran Qawaid al
imla
Nadia Y.
Gubali
Dinda
Sri Rahayu Laruba
Iain
Sultan Amai Gorontalo
Abstrak
Dalam
menulis bahasa arab, terdapat pembelajaran mengenai menyampaikan atau
mendiktekkan kepada orang lain dengan bantuan pengucapan dan suara agar orang
yang didekte memindahkannya berupa tulisan secara baik dan benar sesuai aturan
bahasa yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
kepustakaan. Sedangkan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana
karakteristik dari makhariz dan sifah al-huruf arab dalam pembelajaran qawaid
al-imla', Dengan mengetahui hal tersebut , maka kita tidak akan keliru dalam
melafalkan dan menulis dalam bahasa arab terutama dalam ayat-ayat yang ada
dalam Al-Qur’an
Kata
Kunci : Qawaid al-imla', karakteristik makhariz, sifah al-huruf arab
Pendahuluan
Qowaid
Imlak merupakan mata kuliah dasar kebahasaan yang memberikan bekal pengetahuan
pada mahasiswa tentang penulisan bahasa Arab dengan baik dan benar. Serta mata
kuliah ini membahas tentang kaidah-kaidah Imla yang telah disepakati oleh para
pakar bahasa Arab, yang meliputi: berbagai macam penulisan hamzah, al-washlu
dan al-fashlu, ta’ marbuthoh dan maftuhah, alif layyinah, al-ziyadah dan
al-hadzf, serta alamat tarqim, dan diharapkan mahasiswa mampu menulis bahasa
Arab dengan baik dan benar.
Imlak
atau diterjemahkan dengan dikte merupakan bagian dari ketrampilan menulis
(maharah al-kitabah). Muatan yang berada di dalam imlak meliputi dua hal, yaitu
menulis dan mengucapkan kata serta peletakkan tanda baca secara tepat.
Imlak,
dalam arti yang luas memiliki pengerian-pengertian yang banyak sekali, di
antaranya adalah sebagai berikut:
a. Imlak adalah kajian tentang teori-teori
menulis dan melafalkan huruf hijaiyyah secara benar dalam bentuk tunggal, kata
atau kalimat dan teori-teori tentang tanda baca sekaligus aplikasinya dalam
teks (Munjiah, 2009:22).
b. Imlak yang berkaitan dengan orang yang
mendikte dan orang yang didikte, adalah membacakan teks kepada pelajar, baik
kata demi kata atau kalimat demi kalimat serta meminta siswa agar menulisnya
(Ismail, 1991: 2).
c. Imlak juga didefinisikan sebagai
penulisan lafadz dengan huuf hijaiyyah dari sebuah pengucapan (Tantowi, 1).
Dari
pengertian-pengertian di atas, maka dapat dikatakan bahwa imlak adalah
menyampaikan atau mendiktekkan kepada orang lain dengan bantuan pengucapan dan
suara agar orang yang didikte memindahkannya berupa tulisan secara baik dan
benar sesuai dengan aturan bahasa yang digunakan.
Dalam
penulisan arab dibutuhkan pelafalan yang baik dan benar, sehingga diperlukan
pemahaman mengenai makhariz dan sifah al huruf arab, yaitu pemahaman tentang
tempat-tempat keluarnya huruf pada waktu huruf dibunyikan, dalam melafalkan
huruf arab kita harus membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya, karena jika
terjadi suatu kesalahan dalam pelafalan huruf itu bisa menimbulkan arti baru.
Selanjutnya sifah al huruf adalah cara baru yang ada pada huruf yang dihasilkan
ketika mengucapkan huruf tersebut pada makhrajnya.
Maka
dari itu tujuan artikel ini agar kita dapat mengetahui bagaimana karakteristik
makhraj dan sifah al huruf arab dalam pembelajaran qawaid al imla' , sehingga
kita dapat melafalkan huruf arab dengan baik, dan bisa menulis arab dengan baik
dan benar.
Pembahasan
A.
Pengertian
makhraj
Makhraj
ditinjau dari morfologi berasal dari fi’il madli: خَرَجَ yang artinya keluar. Lalu dijadikan ber-wazan يَفْعَمٌ yang ber-sighat isim makan, maka menjadi يَخْرَجٌ .Bentuk jamaknya adalah: يَخَارِجٌ . Karena itu, makharijul huruf ( يَخَارِجُ انْحُرُوْفِ )
yang diindonesiakan menjadi makhraj huruf, artinya: tempat-tempat keluar huruf.
Secara bahasa, makhraj artinya tempat keluar. Sedangkan menurut istilah,
makhraj adalah suatu nama tempat yang padanya huruf dibentuk atau diucapkan.
PEMBAGIAN MAKHARIJUL HURUF
Semua
huruf Hijaiyyah, masing-masing mempunyai makhraj (tempat keluar) tersendiri.
Secara umum makharijul huruf terbagi menjadi lima bagian, yang terdiri atas 17
makharijul huruf. Berikut ini adalah rinciannya :
1. Kelompok Rongga Mulut ( الجوف
)Huruf yang keluar dari rongga mulut huruf-huruf Mad yaitu :و,ا,ي seperti dalam kalimat : نُوحِيهَا
,
2. Kelompok Tenggorokan ( الحلق ) Huruf yang keluar dari tenggorokan adalah
huruf-huruf : ء,
ها, ع, غ,ح, خ
a.
, keluar
dari tenggorokan bawah
b.
ء, ها, b. , keluar dari
tenggorokan tengah ع,
ح
c.
, keluar dari tenggorokan atasغ,
خ
3. Kelompok Lidah ( اللسان Huruf yang keluar dari lidah adalah huruf-huruf
: ت ث
د ذ ر ز س
ش ص ض ط ظ ق ك ل ن ي ج
a. Bunyi huruf ق keluar dari pangkal lidah dekat dengan
kerongkongan yang dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang.
b. Bunyi huruf ك
seperti huruf , namun pangkal lidah diturunkan.
c. Bunyi
hurufج ش ي keluar dari tengah-tengah lidah bertemu dengan
menepati langit-langit bagian atas
d. Bunyi
huruf ض keluar dari dua sisi lidah atau salah satunya
bertemu dengan gigi geraham.
e. Bunyi
huruf لkeluar
dengan menggerakkan semua lidah dan bertemu dengan ujung langit-langit
f. Bunyi huruf ن keluardari ujung lidah di
bawah makhraj huruf
g. Bunyi
huruf رkeluar
dari ujung lidah, sama seperti dengan memasukkan punggung lidah
h. Bunyi huruf ط د ت keluar dari ujung lidah yang bertemu dengan
gigi bagian atas.
i. Bunyi
huruf ص ز
س keluar dari ujung lidah
yang hampir bertemu dengan gigi depan bagian bawah.
j. Bunyi
huruf ث ظ ذ ujung lidah keluar sedikit,
bertemu dengan ujung gigi depan bagian atas
4. Kelompok Dua Bibir ( الشفتان )
Huruf ف و ب م yang
keluar dari dua bibir adalah huruf-huruf :
a.ف , keluar
dari bibir bagian dalam bertemu dengan ujung gigi atas
b. , huruf و ب م Mim
dan Ba’ dengan menempelkan dua bibir, sedangkan Wau dengan memonyongkan bibir
5. Kelompok Rongga Hidung ( الخيشوم )
Huruf yang keluar dari rongga hidung yaitu ghunnah
(dengung).
Ghunnah terdapat pada tujuh tempat yakni :
a. Idgham bighunna
b. iqlab
c. Ikhfa’ hakiki
d. Ikhfa’ Syafawi
e. Idgham Mistlain
f. Hurufنّ dan
مّ (Nun dan Mim bertasydid
baik washal maupun waqaf
g. Lafadz , اركب
معنا irkam
Ma’anaa (idgham mutajanisain)
B.
Pengertian sifatul huruf (صفات احروف)
Shifat
menurut bahasa adalah suatu keadaan yang menetap pada sesuatu yang lain.
Menurut istilah shifatul huruf adalah keadaan yang baru datang yang
berlaku bagi suatu huruf yang dibaca tepat keluar dari makhrajnya.
Ahli
qiraat berbeda pendapat dalam menetapkan jumlah sifat-sifat huruf hijaiyah.
Sebagian menetapkan sebanyak 19 sifat, dan sebagian lagi menetapkan 18 sifat,
17 sifat, 16 sifat 14 sifat, dan bahkan ada yang menetapkan 44 sifat.
Dari
sifat-sifat huruf yang ada, maka tiap-tiap huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an paling
sedikit mempunyai 5 sampai 7 sifat. Pada kesempatan ini kita bicarakan sebanyak
19 sifat-sifat huruf yang lebih umum dibicarakan oleh ahli qiraat. Kita bagi
menjadi dua kelompok, yaitu :
I.
Sifat-sifat huruf yang berlawanan sebanyak 5 sifat ditambah lawannya 5 sifat,
sehingga seluruhnya menjadi 10 sifat, yaitu :
1. جَهْرٌ (jahar) =
Jelas, 2. هَمْسُ (hamas) =
Samar
3. شِدَّةٌ (siddah) =
Kuat 4. رَخَاوَةٌ (rakhawah)
= Lunak
5. اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’) =
Terangkat
6. اِسْتِفَالٌ (istifal) =
turun
7. اِطْبَاقٌ (ithbaq) =
Tertutup
8. اِنْفِتَاحٌ (infitah) =
Terbuka
9. اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam 10 اِذْلاَقٌ (idzlaq) =
Lancar
a.
URAIAN 10 SIFAT-SIFAT HURUF YANG BERLAWANAN
1. جَهْرٌ (jahar) = Jelas. Maksudnya ialah
membunyikan huruf dengan tidak berdesis dan
nafas tertahan, sehingga bunyi terdengar lebih
jelas dan bersih. Hurufnya ada 19 yaitu : عَظُمَ وَزْنُ قَارِئٍ ذِيْ غَضٍّ جِدٍّ طَلَبَ
2. هَمْسُ (hamas)
= Samar. Maksudnya ialah membuinyikan huruf dengan berdesis dan nafas terlepas,
sehingga bunyi huruf terdengar agak samar. Hurufnya ada 10 yaitu : فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَ
3. شِدَّةٌ (siddah)
= Kuat. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara tertahan dan lebih kuat
tertahannya ketika mati atau waqaf. Hurufnya ada 8 yaitu : اَجِدُ قِطَّ بَكَتْ
4. رَخَاوَةٌ (Rakhawah)
= Lunak. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara terlepas, berlalu
/berjalan beserta huruf itu. Hurufnya ada 16 yaitu :
. خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍ
5. اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’)=
Terangkat. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan mengangkat pangkal lidah ke
langit-langit mulut, sehingga bunyi huruf menjadi lebih tinggi, tebal dan
berat. Hurufnya ada 7 yaitu : خُصَّ ضّغْطٍ قِظْ
6. اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan menurunkan pangkal lidah ke
dasar lidah, sehingga bunyi huruf menjadi rendah, tipis dan ringan. Hurufnya
ada 22 yaitu :
. ثَبَتَ عِزُّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْفَهُ اِنْ سَلَّ
شَكَا
7. اِطْبَاقٌ (ithbaq)
= Tertutup. Maksudnya ialah membnyikan huruf dengan melengkungkan keliling
lidah ke langit-langit mulut, sehingga bunyinya lebih besar dan berat. Hurufnya
ada 4 yaitu : صَضْطَظَ
8. اِنْفِتَاحٌ (infitah
) = Terbuka. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan pertengahan lidah terbuka
(tidak melengkungkan keliling lidah ke langit-langit), sehingga bunyi huruf
lebih kecil dan ringan. Hurufnya 25 yaitu:
. مَنْ اَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ
شُرْبُ غَيْثٍ
9. اِصْمَاتٌ (ishmat)=
Diam atau menahan. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan berat dan tertahan.
Hurufnya ada 23 yaitu :
. جَزُّ غِشَّ سَاخِطٍ صَدَّ ثِقَةٍ اِذْوَعَظَهُ
يَحُضُّكَ
10 اِذْلاَقٌ (idzlaq)
= Lancar, ujung atau tajam. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan ringan dan
lancar. Hurufnya ada 6 yaitu : فَرَّ مِنْ لُبٍّ
b.
Pengelompokan Sifat-sifat huruf yang berlawanan sebanyak 5 sifat ditambah
lawannya 5 sifat berdasarkan susunan huruf hija’iyah
1. Huruf ا (alif/hamzah) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ (siddah) =
Kuat, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
2. Huruf ب (ba) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) =
Jelas, شِدَّةٌ (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِذْلاَقٌ (idzlaq)
= Lancar
3. Huruf ت (ta) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, شِدَّةٌ (siddah) =
Kuat, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
4. Huruf ث (tsa) mempunyai sifat =
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
5. Huruf ج (jim) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) =
Jelas, شِدَّةٌ (siddah) = Kuat, اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
6. Huruf ح (ha) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
7. Huruf خ(kha) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ (ithbaq)
= Tertutup, اِصْمَاتٌ (ishmat) = Diam/menahan
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
8. Huruf د (dal) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ (siddah) =
Kuat, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
9. Huruf ذ (dzal) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
10. Huruf ر (ra) mempunyai sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka,
اِصْمَاتٌ (ishmat) = Diam/menahan
11. Huruf ز (zai) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
12. Huruf س (sin) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
13. Huruf ش (syin) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat)
= Diam/menahan
14. Huruf ص (shad) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ (ithbaq)
= Tertutup, اِصْمَاتٌ (ishmat) = Diam/menahan
15. Huruf ض (dhad) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ (ithbaq)
= Tertutup, اِصْمَاتٌ (ishmat) = Diam/menahan
16. Huruf ط (tha) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ (siddah) =
Kuat, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِطْبَاقٌ (ithbaq) = Tertutup, pp--/933 (ishmat) =
Diam/menahan
17. Huruf ظ (zha) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’) = Terangkat, اِطْبَاقٌ (ithbaq)
= Tertutup, اِصْمَاتٌ (ishmat) = Diam/menahan
18. Huruf ع (‘ain) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka,
اِصْمَاتٌ (ishmat) = Diam/menahan
19. Huruf غ (ghain) memiliki sifat=
جَهْرٌ(jahar) = Jelas,رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak,اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’) = Terangkat
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
20. Huruf ف (fa) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
21. Huruf ق (qa) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, شِدَّةٌ (siddah) =
Kuat, اِسْتِعْلاَءٌ (isti’la’) = Terangkat
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat)
= Diam/menahan
22. Huruf ك (kaf) memiliki sifat=
. هَمْسُ (hamas) = Samar, شِدَّةٌ (siddah) =
Kuat, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
23. Huruf ل (lam) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka
اِذْلاَقٌ (idzlaq) =
Lancar
24. Huruf م (mim) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, اِذْلاَقٌ (idzlaq)
= Lanca
25. Huruf ن (nun) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) = Jelas, اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun, اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka
اِذْلاَقٌ (idzlaq) =
Lancar
26. Huruf و (waw) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar)= Jelas, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
27. Huruf ه (ha) memiliki sifat=
هَمْسُ (hamas) = Samar, رَخَاوَةٌ (rakhawah)=
Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal) = turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat)
= Diam/menahan
28. Huruf ي (ya) memiliki sifat=
جَهْرٌ (jahar) =
Jelas, رَخَاوَةٌ (rakhawah)= Lunak, اِسْتِفَالٌ (istifal)
= turun
اِنْفِتَاحٌ (infitah) = Terbuka, اِصْمَاتٌ (ishmat) =
Diam/menahan
II. Sifat-sifat huruf yang tidak berlawanan
sebanyak 9 yaitu :
1. تَوَسُّطٌ (tawassuth) =
Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah.
2. لَيِّنٌ (layyin) =
Lunak
3. اِنْحِرَافٌ (inhiraf) =
Condong.
4.تَكْرِيْرٌ (takrir) =
Mengulang-ulang.
5. صَفِيْرٌ (shafir) =
Siul/Seruit.
6. تَفَشِّيْ (tafasy-syi) =
Menyebar.
7. قَلْقَلَةٌ (qalqalah) =
Goncang.
8. اِسْتِطَالَةٌ (istithalah) =
Memanjang.
9. غُنَّةٌ (ghunnah) =
Berdengung.
a. URAIAN 9 SIFAT-SIFAT HURUF YANG
TIDAK BERLAWANAN.
1.
تَوَسُّط (tawassuth)
= Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah. Maksudnya ialah membunyikan huruf
2.
لَيِّنٌ (layyin)
= Lunak. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan lunak, lemah dan lembut,
ketika huruf itu mati dan jatuh sesudah harakat fathah. Hurufnya ada 2 yaitu
: وْ _َ يْ _ = خَوْفٌ - سَوْفَ- كَيْفَ- اِلَيْكَ
3.
اِنْحِرَافٌ (inhiraf)
= Condong. Maksudnya ialah membunyikan huruf condong ke ujung lidah dengan sedikit
melenturkan (melengkungkan) lidah. Hurufnya ada 2 yaitu : ل ر
4.
تَكْرِيْرٌ (takrir)
= Mengulang-ulang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan lidah bergetar
tidak lebih dari dua getaran. Apabila getarannya sampai tiga kali, maka
tercelalah. Dan apabila sampai empat getaran, berarti huruf itu telah menjadi
dua huruf. Hurufnya ada satu yaitu : ر
5.
صَفِيْرٌ (shafir)
= Siul atau seruit. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan berdesir bagaikan
suara seruling. Hurufnya ada tiga, yaitu : ص ز س
6.
تَفَشِّيْ (tafasy-SYI)
= Menyebar. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan angin tersebar di mulut.
Hurufnya ada satu, yaitu : ش
7.
7.قَلْقَلَةٌ (qalqalah)
= Goncang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan concangan pada makhrajnya,
sehingga terdengar pantulan suara yang kuat pada sat mati atau dimataikan
karena berhenti (waqaf) Hurufnya ada lima, yaitu : قُطْبُ جَدٍ
Qalqalah terbagi menjadi dua, yaitu :
a. قَلْقَلَةٌ صُغْرَى (qalqalah
shughra), yaitu pantulan suara huruf qalqalah agak lebih kecil, karena huruf
qalqalahnya itu mati asli berada di tengah-tengah kata atau kalimat.
Contoh : يَقْبَلُ – يَطْبَعُ – يَدْخَلُ – يَجْعَلُ – يَبْتَغُ
b. قَلْقَلَةٌ كُبْرَى (qalqalah
kubra), yaitu pantulan suara huruf qalqalah agak lebih besar, karena huruf
qalqalahnya itu sebenarnya hidup, tapi dimatikan ketika waqaf (menghentikan
bacaan). Copntoh :
قُلْ
هُوَ اللهُ اَحَدٌ - اَللهُ الصَّمَدُ- لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ- وَلَمْ
يَكُنْ لَّه كُفُوًااَحَدٌ
قُلْ
اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ- مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ- وَمِنْ شَرِّالنَّفَّاثَاتِ
فِى الْعُقَدِ-وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَد
8. اِسْتِطَالَةٌ (istithalah)
= Memanjang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan memanjang di salah satu
tepi pangkal lidah sampai ke depan. Hurufnya ada satu, yaitu : ض
9. غُنَّةٌ (ghunnah)
= Berdengung. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara berdengung yang
keluar dari pangkal hidng. Hurufnya ada dua, yaitu : م ن
Kesimpulan
Makhraj
ditinjau dari morfologi berasal dari fi’il madli: خَرَجَ yang
artinya keluar. Lalu dijadikan ber-wazan يَفْعَمٌ yang
ber-sighat isim makan, maka menjadi يَخْرَجٌ
.Bentuk jamaknya adalah: يَخَارِجٌ . Karena itu, makharijul huruf ( يَخَارِجُ انْحُرُوْفِ )
yang diindonesiakan menjadi makhraj huruf, artinya: tempat-tempat keluar huruf.
Secara bahasa, makhraj artinya tempat keluar. Sedangkan menurut istilah,
makhraj adalah suatu nama tempat yang padanya huruf dibentuk atau diucapkan.
Shifat
menurut bahasa adalah suatu keadaan yang menetap pada sesuatu yang lain.
Menurut istilah shifatul huruf adalah keadaan yang baru datang yang
berlaku bagi suatu huruf yang dibaca tepat keluar dari makhrajnya.
Ahli
qiraat berbeda pendapat dalam menetapkan jumlah sifat-sifat huruf hijaiyah.
Sebagian menetapkan sebanyak 19 sifat, dan sebagian lagi menetapkan 18 sifat,
17 sifat, 16 sifat 14 sifat, dan bahkan ada yang menetapkan 44 sifat.
Daftar Pustaka
Huruf,
M., & Huruf, S. (n.d.). ﱄ ﱃ
ﱂ ﱁ.
docdownloader.com_makhorijul-huruf-dan-sifatul-huruf.pdf. (n.d.).
Huruf,
M., & Huruf, S. (n.d.). ﱄ ﱃ
ﱂ ﱁ.
AL-KAFI
FI QAWAID AL-IMLA WAL KITABAH.pdf. (n.d.).
Komentar
Posting Komentar